Minggu, 25 Oktober 2015

✿ Stop Pakai Cat Kuku Mulai Sekarang! Risikonya Nggak Seindah Warnanya.


Banyak cat kuku yang beredar di pasaran mengandung trifenik fosfat (TPHP). Percaya deh, cewek itu tingkat narsisnya tinggi banget! Penginnya itu selalu tampil oke, kalau bisa sih terlihat sempurna di depan banyak orang. Apalagi kalau di depan gebetannya, duh harus tampil maksimal itu mah, bener kan? Ngaku aja nggak apa-apa kok.


Beberapa cara yang dilakukan cewek buat tampil maksimal biasanya sih mulai dari bajunya, mesti yang lagi ngehits dan kekinian. Sepatu juga, kalau perlu tingginya mesti 30 centimeter, atau rambutnya diwarnain, atau ada juga sih yang mewarnai kuku-kukunya dengan cat kuku biar terlihat lebih cetar membahana. Kamu juga suka mewarnai kuku?

Ihh, berhenti deh mulai sekarang! Soalnya ternyata ada risiko yang mengancam di balik warna-warna kuku yang cantik itu lho! Bahkan kalau kamu nggak percaya nih ya, beberapa waktu yang lalu ada sebuah penelitian yang dilakukan oleh Duke University yang bekerja sama dengan Environmental Working Group (EWG).

Dikutip dari foxnews, Sabtu (24/10/2015), penelitian tersebut mengungkap cat kuku ternyata bisa melepaskan bahan kimia yang mengganggu sistem endokrin (hormonal di dalam tubuh).

Hal ini disebabkan karena banyak cat kuku yang beredar di pasaran mengandung trifenik fosfat (TPHP) yang bisa masuk ke dalam tubuh dalam waktu 10-14 jam setelah pengaplikasiannya. Hal inilah yang akan jadi masalah tersendiri, sebab para wanita serta gadis remaja yang emang lagi doyan tampil memiliki resiko untuk 'teracuni' endocrine disruptor.

Endocrin disruptor sendiri adalah zat yang dapat mengganggu hormon alami manusia di dalam tubuh. Kalau sistem endokrin sampai terganggu, dijamin deh kamu bakal mengalami masalah dalam tubuhmu dari mulai metabolisme sampai dengan kesuburan organ reproduksimu. 

Heather Stapleton, peneliti dari Duke University bahkan menambahkan, TPHP selain bisa menyebabkan gangguan endokrin, ternyata bisa menaikkan berat badanmu secara drastis bahkan hingga ke tahap obesitas. Para peneliti menduga, TPHP sendiri digunakan untuk membuat bahan cat kuku lebih tahan lama, nggak gampang luntur dari kuku.

Hmm.., serem ya? Masih berani pakai cat kuku lagi?



Ya Allah... semoga yang membaca artikel ini :
¤ Muliakanlah orangnya… Yang belum menemukan jodoh semoga lekas dipertemukan... Yang belum mendapatkan keturunan semoga cepat mendapatkannya… Semoga tergerak hatinya untuk bersedekah… Yang laki2 entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid… Bahagiakanlah keluarganya… Luaskan rezekinya seluas lautan… Mudahkan segala urusannya… Kabulkan cita-citanya… Jauhkan dari segala Musibah, Penyakit, Prasangka Keji… Jauhkan dari segala Fitnah, Berkata Kasar dan Mungkar. Aamiin ya Rabbal'alamin.

“Bila kau tak tahan lelahnya belajar maka kau harus tahan menanggung perihnya kebodohan” (Imam Syafi’i)




 
;